Guest House dan Home Stay di Pagaralam Kebanjiran Pesanan Saat Libur Hari Raya Idul Fitri

Penulis: - Senin, 15 April 2024
Home stay Al Azzam di Kota Pagaralam kebanjiran pesanan setiap momen liburan Hari Raya Idul Fitri, Senin (15/4/2024).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Momen mudik, liburan, dan silaturahmi saat Lebaran 2024 membawa berkah bagi pengelola home stay dan guest house di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Kedua jenis penginapan ini panen cuan. Sebab, karakteristik wisatawan atau tamu Hari Raya Idul Fitri cenderung wisatawan keluarga.

Bacaan Lainnya

Mereka lebih suka memilih tempat menginap yang bisa digunakan untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga.

Kondisi seperti ini menjadi berkah bagi guest house atau pun home stay. Inilah momen puncak. Bila semasa Ramadan hotel bisa menyandarkan revenue pada event buka bersama berlanjut halal bi halal.

Maka guest house dan home stay dengan karakteristik berbeda dengan hotel tidak bisa membuat agenda Ramadhan seperti hotel.

Permintaan tinggi ini tak lepas dari karakteristik wisatawan atau tamu saat libur Lebaran. Saat momen mudik, tamu yang menginap didominasi tamu atau wisatawan keluarga.

Dengan tamu keluarga, kata Paino, Owner Home Stay Al Azzam, mereka akan banyak mencari penginapan dengan suasana nyaman, kekeluargaan, dan berkonsep rumah atau bukan berupa deretan kamar saja.

“Kecenderungan mereka cari yang seperti berasa di rumah sendiri, bisa kumpul keluarga,” katanya kepada Sumselupdate.com, Senin (15/4/2024).

Paino juga menyampaikan home stay Al Azzam, dikelola bergaya minimalis modern lengkap dengan fasilitas ala rumah sendiri.

Dengan tiga unit kamar bergaya klasik dengan fasilitas menengah serta pemandangan Gunung Dempo bisa disaksikan pada waktu pagi hingga sore hari. Tak heran jika home stay Al Azzam habis dipesan pada 10-14 April 2024.

Paino juga mengatakan, hampir seluruh tamunya datang berombongan. Rata-rata satu rombongan membawa dua hingga empat keluarga. Mereka mencari home stay dengan kapasitas satu rumah 10 orang.

Dengan ramainya pesanan home stay serta ingin menjamin keamanan tamu, Paino membatasi masing-masing rombongan hanya boleh menginap maksimal dua malam.

“Iya (menolak tamu karena kamar penuh —red). Banyak permintaan terutama pada Sabtu hingga Minggu, tapi sudah penuh,” kata Paino kepada Sumselupdate.com.

Pada momen saat ini, harga sewa home stay yang Paino kelola menyesuaikan harga per orang yang menginap.

Bila satu rombongan terdiri dari delapan anggota keluarga, maka harga sewa disesuaikan jumlah orang yang menginap. “Rata-rata Rp700.000-Rp1 juta per malam,” katanya. (**)

Pos terkait