Pagaralam, Sumselupdate.com – Beberapa titik jalan di Kota Pagaralam, terjadi kemacetan. Kepadatan laju kendaraan ternyata dipicu mengularnya antrean kendaraan yang mengangkut hasil bumi yang hendak menjual ke gudang tempat penampungan hasil bumi.
Pantauan Sumselupdate.com, Kamis (25/7/2024), beberapa titik yang terjadi kemacetan yakni kawasan Dempo Permai dan Jalan Kombes H Umar hingga kawasan Komplek Muhammadiyah Pagaralam.
Laju kendaraan baik mobil maupun sepeda motor padat merayap. Sejumlah masyarakat menyatakan jika kepadatan lalulintas ini dipicu antrean yang terjadi akibat kendaraan yang mengangkut hasil bumi hendak menjual ke gudang tempat penampungan hasil bumi.
Kasatlantas Polres Pagaralam Iptu Jhoni Albert menegaskan kepadatan lalu lintas ini bukan karena kendaraan mogok, melainkan karena adanya kendaraan antre menuju tempat penampungan hasil bumi yaitu biji kopi kering.
Selain itu, kata Albert, volume kendaraan di sepanjang jalan sejak Jalan Kombes H Umar hingga kawasan Pasar Dempo Permai terjadinya antrean.
“Tadi disebabkan oleh kegiatan di depo yang mau masuk (untuk bongkar muat –red), jadi antrean dibuat satu jalur dan sekarang lancar. Lalu ada peningkatan volume kendaraan, tidak ada mobil mogok,” ujarnya.
Salah satu pengguna jalan, Ipong (30) membenarkan kepadatan dirasakan di Jalan Kombes H Umar. Apalagi kawasan Pasar Dempo Permai didominasi kendaraan bak terbuka seperti mobil pick up.
“Iya terjadi antrean. Didominasi kendaraan bak terbuka seperti pick up,” katanya, Kamis (25/07/2024).
Dari pantauan Sumselupdate.com, selain volume kendaraan yang mau keluar masuk pergudangan, antrean disebabkan sopir-sopir mobil cenderung menunggu antrean masuk pergudangan dengan parkir di tepi jalan.
Tak pelak, laju kecepatan kendaraan masyarakat maksimal sekitar 8 sampai 10 km/jam. (**)





