Ops Keselamatan Musi 2024 Ditutup, Polres Pagaralam Temukan Masih Banyak Pengendara Melanggar

Penulis: - Selasa, 19 Maret 2024
Kapolres Pagaralam AKBP Erwin Aras Genda, SIk didampingi Wakapolres Kompol Helmi Ardiansah, MH, Kabag Ops Kompol Herri Widodo, SH, dan Kasat Lantas AKP Teguh Hidayat, SH.

Pagaralam, Sumselupdate.com – Setelah 14 hari dilakukan Operasi Keselamatan Musi 2024 Polres Pagaralam Polda Sumsel, akhirnya kegiatan ini resmi ditutup.

Hasil Operasi Keselamatan Musi 2024 didapatkan masih banyaknya pelanggaran yang terjadi sampai hari terakhir operasi dilaksanakan, Senin (18/3/2024).

Bacaan Lainnya

Ops Keselamatan 2024 telah bergulir selama 14 hari terhitung tanggal 4 Maret sampai 17 Maret 2024, Ops ini dilaksanakan guna menyambut bulan suci Ramadhan yang diperkirakan akan melonjaknya mobilitas masyarakat yang akan ke pusat-pusat perbelanjaan dan mengantisipasi adanya pelanggaran pengendara yang mengakibatkan kecelakaan.

Hasil yang didapat yaitu masih banyaknya pengendara yang melanggar sebanyak 304 teguran dan 385 tindakan tilang serta kecelakaan lalu lintas yang mengkibatkan meninggal dunia nihil.

Kapolres Pagaralam AKBP Erwin Aras Genda, SIk didampingi Kasat Lantas AKP Teguh Hidayat, SH dalam press conferece, Selasa (19/3/2024) mengatakan, masih banyaknya masyarakat yang mengabaikan keselamatan berkendara dibuktikan dengan jumlah teguran yang cukup banyak ditemukan di lapangan.

Pelanggaran banyak ditemukan oleh pengendara yang tidak memakai helm, pengendara yang melawan arus, kendaraan yang menggunakan knalpot brong, pengendara yang tidak menggunakan safety belt, kendaraan barang yang melebihi kapasitas (overLoading), dan pengendara yang berbonceng lebih dari satu.

“ Ops keselamatan dari tanggal 4 sampai 17 Maret 2024 jumlah tilang 385, teguran simpatik 304. Untuk lakalantas pada Ops Keselamatan 2024 nihil,” tambah Kapolres Pagaralam AKBP Erwin Aras Genda, SIk didampingi Wakapolres Kompol Helmi Ardiansah, MH, Kabag Ops Kompol Herri Widodo, SH, dan Kasat Lantas AKP Teguh Hidayat, SH.

“Hasil keseluruhan secara umum masih tergolong aman dan terkendali, untuk kemacetan masih bisa diurai dengan hadirnya petugas di lapangan namun tetap dihimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan perduli dengan keselamatan nya masing-masing walaupun Ops keselamatan telah berakhir,” tuturnya (**)

Pos terkait