Pagaralam, Sumselupdate.com – Kali ini saya akan mengajak kalian semua menikmati indahnya Kota Pagaralam khususnya di sekitar Tugu Pahlawan Simpang Manna dilihat dari udara, sekaligus menjelaskan kepada kalian semua tentang kota yang penuh dengan sejarah heroik ini.
Kota Pagaralam dibentuk tepatnya pada tanggal 21 Juni tahun 2001 berdasarkan Undang-Undang nomor 28 tahun 2001 di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, bersamaan dengan dua kota lainnya di Provinsi Sumatera Selatan yaitu Kota Prabumulih dan Kota Lubuklinggau.
Artinya sebelum tiga kota ini terbentuk Kota Palembang sebagai ibukota provinsi sekaligus sebagai satu-satunya kota di Provinsi Sumatera Selatan dari 4 kota yang ada di provinsi ini Pagaralam merupakan kota terbesar, memiliki luas wilayah 633,66 km2 atau sekitar 0,69 persen dari luas provinsi.
Pagaralam memiliki luas wilayah lebih dari 2,5 kali lipat dari Kota Prabumulih yang merupakan kota kecil di antara 17 kabupaten kota di Sumsel.
Pagaralam juga memiliki elovasi ketinggian paling tinggi yaitu rata-rata dengan ketinggian 280 mdpl dengan elovasi tertinggi ialah berada puncak Gunung Dempo yang memiliki ketinggian hingga 3159 MDPL yang membuat kota ini bersuhu dingin sekali, terlebih pada bulan Juni sampai dengan Agustus suhunya bisa mencapai 16° celcius.
Namun Kota Pagaralam memiliki jumlah penduduk paling sedikit atau paling sepi dari 17 kabupaten kota yang ada di provinsi ini jumlah penduduknya hanya 145.000.266 jiwa atau sekitar 1,7 persen dari penduduk se-Provinsi Sumsel.
Jika dibandingkan dengan Kota Palembang sebagai ibukota provinsi yang memiliki jumlah penduduk hampir 12 kali lipat dari penduduk di Kota Pagaralam atau Kabupaten Lahat.
Kabupaten Lahat sebagai mantan kabupaten induknya yang memiliki penduduk hampir tiga kali lipat dari penduduk di Kota Pagaralam, Pagaralam juga memiliki jumlah kecamatan paling sedikit di antara 17 kabupaten kota yang ada di provinsi ini.
Bersamaan dengan Kabupaten PALI yang luas wilayahnya hanya terbagi menjadi lima kecamatan di dalamnya, salah satunya ialah Kecamatan Pagaralam Selatan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak setidaknya hampir 35 persen penduduk Kota Pagaralam menghuni di kecamatan ini ibukota kecamatan ini berada di Kelurahan uluru racing yang memiliki luas wilayah terbesar kedua dengan luas sebesar 63.com 17 km2 berada tepat di persimpangan yang biasa disebut Simpang Manna sekaligus sebagai gerbang masuk menuju Kota Pagaralam.
Pagaralam didirikan bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan khususnya yang ikut berperan di Kota Pagaralam, salah satunya Pahlawan yang berjasa di Kota Pagaralam ini ialah Mayor Ruslan yang seorang prajurit perang aktif di Divisi 2 Sub Komando Sumatera Selatan di bawah komando Kolonel Haji Burlian seperti dilansir dari chanel Youtube Ujang Kadir Bersaudara beberapa tahun lalu.
Mayor Ruslan merupakan pemimpin pertempuran yang merangkap ketua pertahanan tanah pasemah pada tahun 1945, Mayor Ruslan merupakan komandan BKR Pagaralam yang lebih banyak menghadapi penjajah Jepang.
Sebenarnya pangkat terakhirnya ialah Kapten, namun untuk mengenang jasa perjuangannya yang gugur akibat perang, pangkatnya dinaikkan setingkat lebih tinggi menjadi Mayor serta namanya diabadikan menjadi nama jalan di beberapa kota besar di Sumsel, salah satunya ialah Jalan Mayor Ruslan Ilir Timur Palembang yang memiliki panjang 2,4 km yang menghubungkan Jalan Jenderal Sudirman hingga sampai ke Jalan Dokter M Isa.
Selain Mayor Ruslan, pahlawan lainnya yang dianggap berjasa untuk tanah Pasemah ialah Kolonel Haji Burlian yang menjabat Komandan Sub Komando Sumatera Selatan yang juga namanya diabadikan dengan nama jalan raya di Palembang serta diabadikan dengan membuat monumen patung Kolonel Haji Burlian yang ada di Desa Masang Pulau, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi.
Pagaralam yang merupakan kota yang penuh dengan nilai-nilai sejarah selain beberapa tokoh di atas tadi, masih banyak pahlawan yang berjasa di Bumi Pasemah ini seperti pada akhir 2020 lalu Walikota Pagaralam
Pagaralam yang merupakan kota yang penuh dengan nilai-nilai sejarah selain beberapa tokoh di atas tadi, masih banyak Pahlawan yang berjasa di Bumi Pasemah ini seperti pada akhir 2020 lalu, Walikota Pagaralam meresmikan Monumen Perjuangan perang setanahan pada monumen itu tertulis sebanyak 31 nama pejuang kemerdekaan di bawah pimpinan Sersan Mayor Menalis. (**)





